WASPADAI DEHIDRASI SELAMA UMRAH
Salah satu gangguan kesehatan yang
sering menimpa dan cukup berbahaya bagi jamaah umrah ditanah suci yakni
dehidrasi. Dehidrasi adalah kekurangan cairan tubuh dan terjadi gangguan dalam
keseimbangan cairan pada tubuh.
Dehidrasi disebabkan karena pengeluaran cairan
lebih banyak dari pada yang masuk, gangguan keseimbangan cairan tubuh ini
disertai dengan gangguan keseimbangan elektrolit tubuh, sedangkan elektrolit
memiliki peranan yang cukup penting bagi tubuh kita.
Beberapa penyebab terjadinya dehidrasi pada
jamaah umrah.
1. Suhu dan cuaca dimekkah cukup tinggi bisa
mencapai 40 derajat celcius bahkan di Madinah ketika musim panas bisa mencapai
50 derajat celcius. Demikian juga rendahnya kelembaban ditanah suci sehingga
jamaah rentan terkena dehidrasi.
2. Aktivitas fisik yang cukup menyita energi dan
membuat berkeringat selama ibadah haji. Dan beberapa jamaah tidak terlalu
peduli dengan kesehatan yang penting bisa ibadah, rasa haus tidak terlalu
dipedulikan dan kelelahan tetap dipaksakan. Beberapa jamaah juga tidak sadar
bahwa mereka akan dehidrasi.
3. Terkadang jamaah malas untuk pergi minum dan
tidak membawa botol minuman, misalnya sudah dapat tempat shalat yang bagus (di
depan kabah misalnya), ia enggan untuk pergi minum mengambil air zam-zam
padahal ia sedang haus sekali akibat berdesak-desakan didepan didepan kabah.
Dehidrasi akan mengakibatkan banyak masalah dan
gangguan bagi tubuh, seperti :
·
Gangguan dalam pembuangan toksin (racun).
·
Gangguan pengiriman nutrisi dan oksigen ke
sel-sel tubuh.
·
Produksi energi kurang.
·
Pelumasan sendi menurun.
Dehidrasi berat akan mempengaruhi sistem tubuh,
dan juga dapat mempengaruhi keseimbangan elektrolit. Sementara natrium dan
kalium adalah elektrolit yang berperan besar dalam proses-proses kritis tubuh,
seperti untuk kenormalan fungsi otot dan irama jantung. Dehidrasi berat bisa
berkomplikasi serius dan mengancam jiwa, seperti syok, koma bahkan kematian.
Dehidrasi dikategorikan menjadi tiga: ringan,
sedang dan berat. Yang mana ketiganya dikategorikan berdasarkan jumlah cairan
yang hilang didalam tubuh. Dehidrasi sedang hingga berat bisa berubah menjadi
kondisi darurat yang mengancam jiwa. Dehidrasi bisa dialami semua kelompok
usia.
INI GEJALA DEHIDRASI
Gejala dehidrasi bervariasi pada tiap individu
tergantung dari penyebabnya. Gejala dehidrasi dapat muncul secara tiba-tiba (akut),
seperti selama atau setelah sakit yang disertai muntah atau diare berulang.
Dehidrasi juga dapat berubah menjadi berkelanjutan (kronis), seperti pada orang
yang tidak minum cukup cairan karena khawatir akan inkontinensia (ketidak
mampuan dalam mengontrol air kemih).
Pada sebagian orang, terutama orang yang
berusia lanjut, seringkali tidak menyadari bahwa mereka mengalami gejala
dehidrasi. Hal ini mungkin karena mereka tidak menyadari atau merasakan
gejalanya. Gejala dehidrasi meliputi :
§ Bibir dan lidah kering.
§ Kulit kering.
§ Sakit kepala ringan.
§ Kurang atau tidak buang air kecil.
§ Haus
Jika cepat mendapatkan perawatan,
dehidrasi sedang hingga berat bisa menjadi serius dan mengancam jiwa seseorang.
Agar jamaah umrah terhindar dari dehidrasi
1. Selalu membawa botol minuman secukupnya selama
aktivitas ibadah umrah.
2. Sering-sering minum walaupun sedikit-sedikit
dan usahakan 3-4 liter (minimal 10 gelas), tolak ukurnya adalah melihat warna
urin ketika buang air kecil. Urin yang normal adalah jernih agak kekuningan,
jika sudah berwarna kuning pekat maka ini pertanda kurang minum.
3. Bagi jamaah yang terkena diare dan mual muntah,
jangan lupa sering membawa obat antidiare dan berkonsultasi dengan petugas
kesehatan haji. Diare, mual dan muntah bisa menyebabkan dehidrasi dalam waktu
yang cepat.
4. Menghindari terlalu banyak aktivitas diluar
ibadah terutama diudara terbuka. Misalnya terlalu sering jalan-jalan keluar
untuk belanja dan cuci muka.
5. Cukup mengkonsumsi buah dan sayuran,
Alhamdulillah beberapa hotel dan penginapan menyediakan makanan sesuai dengan
masakan Indonesia. Pilih buah yang mengandung banyak cairan semisal semangka,
apel, anggur dan lain-lain.
6. Bagi yang rentan dehidrasi, gunakan masker dan
penutup kepala (kecuali sedang ihram) agar mencegah penguapan tubuh.
7. Bagi yang rentan juga, bisa membawa botol spray
berisi air untuk membasahi tubuh dan menyemprot bagian dan kulit tubuh.
8. Perlu mengetahui tanda-tanda awal dehidrasi
yaitu jarang BAK urin warna kuning pekat atau coklat, terasa sangat kering
dibibir, merasa sangat kelelahan yang mendominasi. Jika terjadi gejala ini,
maka segera minum dengan cara perlahan-lahan, segera istirahat ditempat yang
teduh dan jika perlu konsultasi kepada dokter dan tim kesehatan.
SEGERALAH MINTA BANTUAN MEDIS JIKA….
Dehidrasi juga bisa merupakan gejala dari
kondisi serius lain yang medasarinya, seperti diabetes tipe I atau gagal
ginjal. Seseorang mengalami salah satu atau beberapa gejala berikut ini maka
segeralah meminta bantuan medis :
§ Tingkat kesadaran atau kewaspadaan menurun.
§ Nyeri atau perasaan tidak nyaman pada dada
(palpitasi).
§ Bingung. Pusing, Tidak bisa atau tidak merespon
makanan, Sedikit air mata saat menangis.
§ Kelemahan atau kram otot, Mual dan Muntah.
§ Tidak buang air kecil, atau air seni berwarna
kuning gelap, coklat atau berwarna teh.
JAMAAH YANG RENTAN KENA DEHIDRASI
Para ahli kesehatan telah mengidentifikasi faktor-faktor
risiko yang dapat membuat seseorang/ jamaah umrah rentan terkena dehidrasi.
Faktor-faktor risiko tersebut adalah :
v Berusia lanjut (lebih dari 65 tahun).
v Menderita diabetes.
v Alami diare, demam atau muntah.
v Penyakit gangguan atau kondisi kesehatan yang
membuat pengeluaran urin menjadi berlebih, seperti diabetes.
Agar tenang umrah pertama kali Bagi sebagian orang, saat pertama kali melakukan umrah pasti ada perasaan nervous dan penasaran dengan suasana di tanah suci. Apa sih yang semestinya dipersiapkan ?
v Pilih waktu yang tepat. Saat musim panas, yaitu
antara bulan Juni-Agustus. Sedangkan pada saat musim dingin, yaitu antara
November-Februari.
v Pilih agen travel yang sudah dipercaya. Kamu
bisa mencari informasi dari saudara, teman, atau testimoni dari orang yang
sudah pernah memakai jasa mereka.
v Mulai latihan jalan kaki atau jogging. Karena
umrah harus melakukan thawaf, sa’i, dan harus berjalan dari satu tempat ke tempat
lain.
v Bawa perbekalan yang cukup dan diperlukan.
v Bawalah uang secukupnya saja. Dan yang penting,
jaga selalu kesehatan fisik dan mental agar tidak kaget. Mulailah belajar untuk
ikhlas dan sabar Karena kita tidak tahu apa yang akan terjadi ditanah suci.

No comments:
Post a Comment